25 Mar 2013

Tanya Jawab Seputar PAUD (2 habis)



Melanjutkan postingan terdahulu, berikut kami sajikan kembali lanjutan mengenai Tanya Jawab Seputar PAUD sebagai bahan sosialisasi kepada masyarakat .




No
Tanya
Jawab

Tenaga Pendidik dan Kependidikan PAUD
20
Siapah yang dimaksud dengan tenaga kependidikan PAUD ?
Tenaga kependidikan PAUD adalah orang yang bertugas melaksanakan administrasi, pengelolaan, pengembangan, dan pelayanan teknis untuk menunjang proses pendidikan pada lembaga PAUD yang terdiri daripenilik/pengawas, pengelola, petugas administrasi serta petugas kebersihan.
21.
Siapakah yang dimaksud pendidik PAUD ?
Pendidik PAUD adalah orang yang bertugas mendidik, membimbing, mengasuh, menilai dan mengevaluasi perkembangan anak di satuan PAUD. Mereka ada yang disebut guru, guru pendamping, atau pengasuh. Guru adalah pendidik dengan kualifikasi S1/D4. Guru pendamping adalah pendidik dengan kualifikasi D-II PGTK atau memiliki ijazah minimal SMA/sederajat dan memiliki sertifikat pelatihan/kursus PAUD yang terakreditasi. Pengasuh adalah pendidik dengan kualifikasi akademik minimum SMA.
22.
Apakah ada rasio pendidik dengan peserta didik ?
Dalam Permendiknas No. 58 Tahun 2009 tentang Standar PAUD , disebutkan bahwa untuk :
a.    Kelompok usia  0 -< 1 tahun , 1 : 4 anak ;
b.    Kelompok usia  1 -< 2 tahun , 1 : 6 anak ;
c.     Kelompok usia  2 -< 3 tahun , 1 : 8 anak ;
d.    Kelompok usia  3 -< 4 tahun , 1 : 10 anak ;
e.    Kelompok usia  4 -< 5 tahun , 1 : 12 anak ;
f.     Kelompok usia  5 -< 6 tahun , 1 : 15 anak ;

Peserta Didik PAUD

23.
Siapa sajakah yang boleh mengikuti pendidikan di lembaga PAUD ?
Seluruh anak yang berusia 0 sampai 6 tahun. Orangtua bias memilih layanan PAUD  yang sesuai dengan usia anak dan kebutuhannya.
24.
Bagaimana cara anak usia dini belajar ?
Dunia anak adalah dunia bermain. Anak belajar melalui bermain, lewat bermain anak belajar tentang dirinya, teman, benda-benda, dan orang dewasa yang ada disekitarnya. Anak belajar saat melihat, mendengar, merasakan, menyentuh, dan membau. Melalui belajar, semua aspek perkembangan anak akan terstimulasi, yaitu :
a.    Nilai agaman dan moral ; berdoa, mengucap salam ,dll
b.   Fisik, yang terdiri dari motorik kasar (berjalan, berlari, melompat, jongkok dsb) dan motorik halus (memegang, menjepit, meremas, mencoret, dsb)
c.     Bahasa : berbicara, mendengar, dsb.
d. Social emosional : pengenalan diri, kemandirian, berinteraksi dll
e. Kognitif : daya piker, hubungan sebab akibat, kreativitas dll.
25.
Kalau anak belajar dengan melalui bermain, apakah anak akan siap melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya ?
Ya, dengan bermain akan menstimulasi perkembangan anak, sehingga semua aspek perkembangannya optimla. Dengan demikian anak menjadi siap untuk memasuki jenjang pendidikan selanjutnya.
26.
Apakah setelah mengikuti program PAUD  anak langsung dapat diterima di SD/MI ?
Tujuan PAUD  bukan sekedar untuk menyiapkan anak mengikuti jenjang pendidikan selanjutnya, melainkan untuk mengembangkan seluruh potensi anak pada masa emas perkembangannya. Sesuai dengan PP No. 17 tahun 2010 tentang Pengelolaan Penyelenggaraan Pendidikan, penerimaan calon peserta didik kelas 1 SD/MI didasarkan oleh usia anak., yaitu 6 tahun boleh dan 7 tahun wajib. Dalam pasal 69 ayat 5 secara tegas dikatakan bahwa penerimaan peserta didik kelas 1 (satu) SD/MI atau bentuk lain yang sederajat tidak didasarkan pada hasil tes kemampuan membaca, menulis, dan berhitung atau bentuk te lain.
27
Apakah peserta didik di lembaga PAUD boleh mengikuti perlombaan-perlombaan ?
Perlombaan sebaiknya tidak dilakukan pada anak usia dini, karena pada usia tersebut anak belum siap kalah secara mental dan belum memahami makna kemenangan. Jika ingin mengadakan kegiatan untuk anak usia dini berupa kegiatan yang menyenangkan, seperti ajang kreativitas anak, festival anak, pentas seni , pesta anak dan sejenisnya.
28.
Apakah peserta didik yang mengikuti layanan PAUD bias mendapatkan bantuan biaya pendidikan ?
Peserta didik bias mendapatkan bantuan operasional pendidikan (BOP) yang setiap tahunnya dapat diajukan oleh lembaga penyelenggara PAUD ke Dinas Pendidikan tingkat provinsi/kabupaten/kota.

Kurikulum PAUD

29.
Apakah di PAUD perlu menggunakan kurikulum ?
Kurikulum pada hakekatnya merupakan seperangkat rencana yang akan dilakukan selama proses pembelajaran, sehingga mutlak diperlukan oleh setiap satuan pendidikan. Kurikulum PAUD disiapkan oleh satuan PAUD  yang bersangkutan sesuai dengan kebutuhan anak dengan mengacu kepada Permendiknas No. 58 Tahun 2009 tentang Standar PAUD  . Setiap anak diberi kesempatan untuk mengembangkan diri sesuai potensi masing-masing . Pendidik bertugas membantu jika anak membutuhkan.
30.
Seperti apa kurikulum di lembaga PAUD ?
Kurikulum tersebut terdiri dari seperangkat bahan pembelajaran yang mencakup 5 lingkup perkembangan, yaitu perkembangan moral dan agama, fisik-motorik, kognitif, bahasa, dan social-emosional. Setiap lembaga PAUD  dapat mengembangkan kurikulum sendiri sesuai dengan cirri lembaga masing-masing dengan memenuhi prinsip dan capaian perkembangan minimal yang tertera dalam Permendiknas No. 58 Tahun 2009 tentang Standar PAUD  , sebagai acuan . Kemampuan anak yang tercantum dalam Permendiknas tersebut adalah kemampuan anak pada umumnya, sehingga pada kenyataannya capaian anak-anak dapat melampauai atau dibawah usianya. Hal ini harus dianggap wajar.

EVALUASI
31.
Bagaimana cara mengetahui perkembangan anak di lembaga PAUD ?
Untuk mengetahui tingkat pencapaian perkembangan anak , pendidik dapat melakukan asesmen atau penilaian perkembangan anak melalui pengamatan selama proses pembelajaran, hasil karya anak, atau cara lain.
32.
Apakah di lembaga PAUD perlu dilakukan ujian seperti ujian akhir semester di SD?
Tidak perlu,. Penilaian perkembangan anak dilakukan oleh pendidik selama proses pembelajaran berlangsung secara berkelanjutan dan berkesinambungan.
33.
Apakah di lembaga PAUD  perlu ada raport ?
Ya, raport dalam bentuk Laporan Perkembangan Anak yang diperlukan sebagai bentuk pertanggungjawaban pendidik agar orang tua mengetahui kemajuan yang dicapai anak. Laporan disajikan dalam bentuk naratif atau butir-butir tentang perkembangan anak selama periode tertentu ( missal triwulan atau semester)

Dukungan orang Tua, Masyarakat dan Pemerintah Terhadap Program PAUD
34.
Dukungan apa yang perlu diberikan orang tua kepada lembaga PAUD ?
Sebagai pendidik yang utama dan pertama, orang tua perlu bekerjasama dalam :
  1. Menyelaraskan pengasuhan anak di rumah dan di lembaga PAUD
  2. Mendukung kegiatan-kegiatan di lembaga PAUD
  3. Memperhatikan asupan gizi anak, kesehatan dan memberikan stimulasi/rangsangan di rumah
  4. Memberikan informasi dan menjalin komunikasi dengan pihak lembaga , misalnya tentang kesehatan, kebiaaan anak , dll.
35.
Bolehkan anak berkebutuhan khusus mengikiti pendidikan di lembaga PAUD ?
Boleh, karena semua anak berhak mendapatkan layanan pendidikan tanpa diskriminasi, namun dalam pelayanannya membutuhkan pendampingan dari tenaga ahli, misalnya psikolog, tenaga pendidik luar biasa.
36.
Perlukah ada komite di PAUD ?
Perlu, komite PAUD merupakan wadah yang anggotanya terdiri dari pendidik, masyarakat, dan dunia usaha yang peduli terhadap PAUD untuk menyampaikan aspirasi dan dukungan terhadap lembaga PAUD.
37.
Dukungan apa yang perlu diberikan komite kepada lembaga PAUD ?
Bentuk-bentuk dukungan dapat berupa :
a.     Beasiswa
b.     Sarana dan prasarana
c.      Pembangunan dan renovasi gedung
d.     Insentif pendidik, dll
38.
Dukungan apa saja yang perlu diberikan pemerintah kepada PAUD ?
Dukungan pemerintah dapat berupa :
  1.  Mengeluarkan kebijakan yang berpihak pada PAUD
  2. Memberikan bantuan penyelenggaraan seperti BOP, Bantuan Pembangunan Unit Gedung Baru (UGB), Bantuan Alat Permainan Edukatif (APE), Bantuan Rintisan PAUD
  3. Meningkatkan kesejahteraan pendidik, misalnya kegiatan pelatihan, bantuan insentif dll

Organisasi Mitra PAUD
39.
Apakah organisasi mitra itu ?
Himpunan, asosiasi, ikatan atau badan lainnya yang terlibat dalam penyelebnggaraan PAUD, seperti :
a.     HIMPAUDI
b.     IGTKI
c.      GOPTTKI
d.     BPTKI
e.     Forum PAUD
f.     Asosiasi PG-PAUD
g.    Muslimat
h.    Kowani NU
i.      Aisyiah
j.      dll
40.
Apa peranan organisasi mitra PAUD dan dimana saja organisasi mitra PAUD itu berada ?
Organisasi mitra berperan untuk membantu pemerintah dalam penyelenggaraan PAUD , mensosialisasikan program PAUD, mengintegrasikan kegiatan PAUD dengan bidang lain, misalnya kesehatan, gizi, serta kegiatan lainnya. Pada umumnya organisasi mitra berada di berbagai tingkatan administrasi, mulai dari tingkat nasional sampai kecamatan.
41.
Apakah organisasi mitra boleh melakukan pertemuan rutin yang melibatkan pendidik pada jam belajar anak ?
Tidak boleh. Pertemuan rutin organisasi mitra dolakukan setelah jam belajar di lembaga PAUD berakhir.


Sumber : Buku Saku Penilik PAUD, Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini, Kemendikbud, 2012

Ditulis Oleh : pkg paud jatinangor // 16.42
Kategori:

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
 

Lencana Facebook

Buku Tamu